Ringkus Pencuri Besi di Bandara Tempuling, Polisi : Pelaku Menggunakan Mobil, 1 Masih DPO
AYORIAU.CO, TEMPULING - Aksi pencurian besi di Bandara Tempuling, Kabupaten Inhil kembali terjadi. Aset milik Dinas Perhubungan (Dishub) yang terbengkalai ini menjadi objek untuk dipreteli.
Tadi malam, Selasa (1/8), diduga pelaku pencurian inisial HKZ (22) warga Keritang diamankan pihak kepolisian, karena ketahuan mencuri di dalam Bandara Tempuling.
"Pelaku ada dua orang. Para pelaku beraksi mencuri sebuah mesin diesel dan kedudukan roda.yang terbuat dari besi, pada Selasa malam lalu, di Bandara Tempuling Kelurahan Sungai Salak," papar Kapolres Inhil AKBP Norhayat melalui Kapolsek Tempuling AKP Osben Samosir, Rabu (2/8).
Aksi kedua pelaku diketahui pegawai Dishub Inhil saat melakukan patroli, yang curiga pintu gerbang bandara dalam keadaan terbuka lebar.
"Saat dicek, pegawai Dishub ini melihat sebuah mobil Avanza terparkir di area bandara bersama dua orang pelaku. Ketika diinterogasi, para pelaku dengan gamblang menjawab, mereka masuk area bandara karena ingin mengambil besi besi mobil pemadam kebakaran yang ada di dalam Bandara Tempuling," terangnya.
Tiba tiba salah satu pelaku, H masuk ke dalam mobil Avanza dan langsung tancap gas meninggalkan area bandara.
"Pelaku HKZ diamankan, anggota kami melakukan pengejaran pelaku yang kabur setelah di telpon oleh Pegawai Dishub Inhil," papar AKP Osben.
Dijelaskannya, karena pelaku mengendarai mobil dengan kencang sehingga anggota Polsek Tempuling tidak bisa mengejar dan menangkap pelaku.
"Namun setelah ditelusuri, anggota kami menemukan mobil Avanza tersebut terparkir di dekat rumah pelaku di Kilometer 8 Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas, pelaku tidak berada di lokasi dan mobil dalam keadaan terkunci," jelasnya.
Atas Kejadian tersebut pihak Bandara Tempuling mengalami kerugian lebih kurang Rp.3 juta.
"Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan berupa 1 unit mesin diesel, 1 set kedudukan roda yang terbuat dari besi dan 1 unit mobil Avanza milik pelaku," kata AKP Osben.
Pelaku dikenai pasal 363 KUHPidana dan terancam pidana maksimal 9 tahun penjara.
"Pelaku terancam pidana paling lama 9 tahun penjara," imbuhnya.

Berita Lainnya
Mantan Bupati Kuansing Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi 13 Milyar
Jual Mantan Istri Ke Pria Hidung Belang, Pria Di Dumai Diamankan Polisi
Sidang Putusan Korupsi Jalan Inhil: Kontraktor dan Pejabat PUPR Dijatuhi Hukuman Penjara
Polsek Keritang (Inhil), Ringkus Bandar Narkoba Saat Ingin Bertransaksi
Polisi Berhasil Bekuk Pelaku Pembunuhan di Inhil
Kronologi Pengungkapan 203 Kg Sabu dan 404.491 Butir Ekstasi Oleh Tim Polda Riau
Melawan Saat di Amankan Petugas, Pelaku Curas Serta Cabul di Inhil Dihadiahi Timah Panas
Awal Tahun2024, Polres Inhil Berhasil Amankan 11 Tersangka Kasus Narkotika
Jenguk Korban Rudapaksa, Kapolres Inhil Tegaskan Masyarakat Hapus Video dan Foto Korban di Medsos
Polres Inhil Musnahkan 4930 butir Ekstasi dan 1,5 kg Sabu
Camat Aktif Jadi Tersangka Baru Kasus Pupuk Subsidi di Pelalawan, Kerugian Negara Tembus Rp34 Miliar
Operasi Pekat, Polsek Kateman Berhasil Amankan Seorang DPO Kasus Curat